Petani garam desa mangunlegi mulai mempersiapkan lahan tambak garam rakyat

Mangunlegi: Jum'at, 21 Mei 2021.

mangunlegi-batangan.desa.id. Di pertengahan bulan Mei ini, sebagaian petani tambak di Desa Mangunlegi mulai mengalih fungsikan lahan tambaknya, dari budidaya bandeng dan udang ke pembuatan garam rakyat. Mangunlegi sendiri adalah salah satu desa di pesisir Kabupaten Pati yang menjadi produsen garam rakyat dengan kwalitas terbaik. Walaupun tahun ini harga garam terus merosot, tak meyurutkan petani tambak untuk mempersiapkan lahan garamnya untuk proses produksi.

Tehnologi tradisional masih di minati petani garam di Mangunlegi.

Di Desa Mangunlegi sendiri proses pembuatan garam rakyat sebagaian masih menggunakan pola tradisional, dan sebagaian lagi sudah menggunakan tehnologi geomembran atau geoisolator. Sebenarnya para petani garam yang masih menggunakan pola tradisional, yaitu yang membuat garam di atas tanah ingin beralih ke tehnologi geomembran.

Saat ini di pasaran harga geomembran sendiri berkisar dua jutaan, sehingga menyulitkan petani untuk membelinya. Apalagi harga garam tak kunjung membaik, mereka cuma berharap setidaknya Dinas terkait memberi stimulan bantuan plastik geomembran agar petani bisa meningkatkan kwalitas produksi garamnya.

Pemasangan geomembran di lahan meja garam.

Sebagaian petani garam yang memakai geomembran mengaku banyak keunggulan dengan memakai tehnologi ini. Di samping menghemat tenaga, kwalitas garam juga lebih bagus. Rata- rata plastik geomembran yang dipakai petani garam Mangunlegi sudah berumur tiga hingga lima tahun, sehingga banyak yang mengalami kerusakan. Mereka menyiasatinya dengan menembel bagian yang sobek dengan doubleteap.

Meja garam yang siap di pasang geomembran.

Paguyuban petani garam Mangunlegi berharap agar Pemerintah lebih memperhatikan nasib petani garam rakyat. Yang paling penting adalah bisa mengontrol harga garam dan tidak impor garam, sehingga hidup petani garam rakyat lebih makmur.

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan