Melihat banyak keunggulan, petani di desa mangunlegi memilih menanam benih padi inpari 32

Mangunlegi: Senin, 1 Maret 2021.

mangunlegi-batangan.desa.id. Pada hari Senin tanggal 1 Maret 2021, Sebagian Petani di Desa Mangunlegi memanen Padi yang ditanamnya. Setelah bertahun-tahun terbiasa menanam varietas Ciherang, Pada tahun 2021 ini, sebagian petani di Desa Mangunlegi banyak yang menanam Varietas Padi Inpari 32.

Masyarakat masih menggunakan mesin panen tradisional

Penggunaan varietas unggul Inpari 32 memang di luar kebiasaan petani yang dahulunya dominan dengan varietas Ciherang. Pilihan terhadap Varietas Inpari 32 ini dikarenakan petani di Desa Mangunlegi melihat banyak keunggulan.

Varietas ini memliki banyak kelebihan, diantaranya tahan terhadap penyakit hawar daun bakteri biotipe 3, tahan terhadap virus tungro ras langrang, tahan terhadap penyakit blas, serta hasil panen yang dapat diperoleh sekitar 8 hingga 9 ton/ha bahkan bisa mencapai 10 ton/ha. Rasa nasi pulen dengan kadar amilosa 21,8%. Walau tidak terlalu genjah umur Padi inpari 32 yang tergolong pendek , yakni 107 hari setelah sebar. Dan hal tersebut yang membuatnya semakin diminati para petani.

Selain itu, Petani di Desa Mangunlegi melakukan tanam serentak. Hal ini dimaksudkan untuk memutus rantai hama penyakit tumbuhan dan berbagai kemudahan lainnya. Misalnya, kemudahan dalam mendistribusikan sarana produksi, pengaturan irigasi, penggunaan alat mesin pertanian, penentuan waktu panen dan panen, serta pemenuhan kebutuhan mitra usaha karena panen telah terjadwal.

Bapak Marsana mengatakan bahwa,” Setelah menanam benih padi Inpari 32, hasil panen menjadi meningkat daripada tahun-tahun sebelumnya.”

 

 

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan