Banjir lumpur melanda pesisir pantai desa mangunlegi

Mangunlegi: Rabu, 27 Januari 2021

mangunlegi-batangan.desa.id. Pada hari Rabu tanggal 27 Januari 2021 di Desa Mangunlegi telah Datang musim angin muson barat atau sering disebut angin baratan. Angin ini tak selamanya mendatangkan sesuatu yang negatif. Walaupun efeknya menimbulkan cuaca yang buruk dan gelombang tinggi di laut, tapi sisi positifnya adalah membawa lumpur  tebal yang mengendap di pesisir pantai Mangunlegi.

Angin muson barat merupakan angin yang bertiup dari benua Asia ke benua Australia, yang terjadi pada bulan Oktober sampai bulan April. Angin ini menyebabkan musim penghujan di Indonesia. Walau sama-sama bertiup ke daratan, tapi angin ini lebih kuat dan lebih konstan daripada angin laut.

 

Endapan lumpur di pesisir pantai Desa Mangunlegi
Luapan lumpur yang membanjiri pesisir pantai Desa Mangunlegi, tentunya sesuatu yang sangat diharapkan petani tambak. Khususnya yang berbatasan langsung dengan laut. Endapan lumpur yang mengeras nanti akan jadi lokasi yang potensial untuk menanam mangrove, terutama jenis api-api ( Avicennia spp).
Mangrove jenis ini memang yang paling cocok ditanam di pantai Mangunlegi, karena jenis tanahnya yang tidak berpasir. Endapan lumpur juga menimbun alat pemecah ombak ( APO ) yang ditanam kelompok subur makmur pertengahan bulan november kemarin.
APO tertimbun endapan lumpur

Selain penanaman APO, juga ada penanaman mangrove yang merupakan program pemulihan ekonomi nasional (PEN) dari kementerian lingkungan hidup dan kehutanan (KLHK). Tapi karena bulan Desember tidak ideal untuk menanam mangrove, maka hasilnya kurang maksimal.

 

Menurut para petani tambak Mangunlegi waktu ideal untuk menanam mangrove adalah bulan Maret, dimana pada bulan ini siklus pasang air laut kecil dan endapan lumpur sudah mengeras. Ini bisa jadi masukan untuk pemerintah pusat, bila ada program penanaman mangrove lagi.

 

 

 

 

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan