Pelaksanaan pemasangan alat pemecah ombak ( APO ) dari ban bekas

Mangunlegi: Sabtu, 23 Oktober 2020.

mangunlegi-batangan.desa.id. Pada hari Sabtu, tanggal 23 oktober 2020 telah dilaksanakan pemasangan alat pemecah ombak ( APO ) dari ban bekas oleh Kelompok Taruna Pesisir Subur Makmur. Sebanyak 20 anggota kelompok, ikut serta dalam pemasangan APO di sepanjang Pantai Desa Mangunlegi.

Anggota Kelompok Taruna Pesisir Subur Makmur melakukan pemasangan APO

Tak dapat dipungkiri bahwa permasalahan lingkungan akibat perubahan iklim telah sangat nyata dampaknya. Salah satu yang paling mendapat dampak tersebut adalah kawasan pantai. Akibatnya banyak kawasan pantai yang rusak dan terdegradasi. Untuk mengatasi dan menghambat dampak tersebut, Alat Pemecah Ombak (APO) menjadi salah satu sarana dan solusi.

Ketua Kelompok Taruna Pesisir Subur Makmur, Bapak Sudiarto.

Alat Pemecah Ombak (APO) adalah struktur yang dibangun di pantai sebagai bagian dari pertahanan pantai atau untuk melindungi kawasan pantai dari pengaruh cuaca, ombak, ataupun sedimentasi (umumnya pasir tetapi juga dapat terdiri dari sedimen kasar seperti kerikil dan lain-lain).

Ban Bekas yang dijadikan sebagai APO di sepanjang pantai Desa Mangunlegi

Alat Pemecah Ombak (APO) dimaksudkan untuk mengurangi intensitas gelombang (ombak) di perairan dekat pantai sehingga dengan demikian dapat mengurangi erosi dan abrasi pantai. Pemecah ombak dapat berupa sesuatu yang tetap ataupun mengambang. Umumnya pemecah ombak ini di buat dan dtempatkan sekitar 1-300 meter dari lepas pantai di air yang relatif dangkal dengan salah satu ujungnya terkait dengan pantai.

Alat Pemecah ombak yang telah terpasang nantinya dipergunakan sebagai pelindung tanaman bakau yang akan di tanam sekitar bulan November.

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan