Jagung Ditanam Setelah Massa Panen Padi Oleh Petani

Mangunlegi, 28 Juni 2020.

Pada tahun 2020 ini, Petani di Desa Mangunlegi tidak hanya menanam padi dan kacang hijau saja. Sebagian petani memilih tanaman jagung kuning sebagai tanaman setelah panen padi. Sawah seluas 158 m2 yang ditanami jagung kuning biasanya menghasilkan kurang lebih 200 kilogram.

Pengolahan lahan jagung tidaklah semudah itu, harus memenuhi beberapa hal, itulah yang diungkapkan Supardi, Petani Jagung, diantaranya :

  1. Lahan harus mengandung unsur hara yang banyak dan subur
  2. pH yang sesuai untuk menanam jagung adalah 5,6 – 7,7
  3. Saat membuat bedengan, lahan ditebarkan pupuk organik di sekitarnya.

Waktu panen jagung di pengaruhi oleh jenis varietas yang ditanam, ketinggian lahan, cuaca dan derajat masak. Umur panen jagung umumnya sudah cukup masak dan siap dipanen pada umur 7 minggu setelah berbunga.

Pemanenan dilakukan apabila jagung cukup tua yaitu bila kulit jagung sudah kuning. Pemeriksaan dikebun dapat dilakukan dengan menekankan kuku ibu jari pada bijinya, bila tidak membekas jagung dapat segera dipanen.

Jagung yang dipanen prematur butirannya keriput dan setelah dikeringkan akan menghasilkan butir pecah atau butirnya rusak setelah proses pemipilan. Apabila dipanen lewat waktunya juga akan banyak butiran jagung yang rusak.

Pemanenan sebaiknya dilakukan saat tidak turun hujan sehingga pengeringan dapat segera dilakukan. Umumya jagung dipanen dalam keadaan tongkol berkelobot (berkulit).

 

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan